Rabu, 13 Agustus 2014

Kampung Inggris Kampung yang Mendunia



Tidak sedikit orang yang setiap kali mengetahui daerah Pare pasti menyebutnya “wah kampung inggris yaa ?”, hal tersebut memang benar adanya, kampung inggris terletak di desa Tulungrejo yang merupakan tempat tinggal saya. 

Setiap orang yang belum mengetahui kampong inggris, pasti beranggapan bahwa sebuah kampung yang banyak dihuni oleh orang-orang bule. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar meskipun ada satu atau dua orang bule yang tinggal disana, karena orang yang tinggal di kampung inggris merupakan orang Indonesia tulen.

Namun julukan yang diberikan pada kampung ini juga bukan tanpa alasan. Karena memang
konon ceritanya di kampung ini semua orang berbicara bahasa Inggris. Tapi bukan karena bahasa Inggris adalah native language (bahasa asli) mereka. Melainkan lebih karena banyak orang yang bisa berbicara bahasa Inggris disana. Di Kampung ini memang terdapat banyak sekali kursusan bahasa Inggris. Sampai pertengahan tahun 2011, tercatat terdapat sekitar 100 Lembaga Kursus beroperasi di Kampung Inggris. Bahkan kampung ini seperti sudah menjadi pusat pembelajaran bahasa Inggris terbesar di Indonesia.

Semuanya berawal dari didirikannya lembaga kursus yang bernama BEC (Basic English Course) oleh seorang penduduk pendatang yang bernama Pak Kallen (Mr Kallen). Sekalipun namanya seperti nama orang bule, tetapi dia orang Indonesia asli lho…. Pada awal berdirinya fasilitas yang dimiliki sangat terbatas, karena hanya berlokasi di teras masjid yang diperuntukkan untuk anak-anak desa yang kurang menguasai bahasa inggris. Selanjutnya di rumah-rumah yang membolehkannya mengajar, dan akhirnya sampai memiliki gedung sendiri. begitulah perjuangan Pak Kallen yang konsisten dan pantang menyerah hingga mengantarkan BEC menjadi begitu terkenal dan lulusannya diakui kualitasnya. Hal inilah yang mengundang banyak pendatang dari se-antero nusantara untuk belajar bahasa Inggris disana. Sampai-sampai tidak ada tempat lagi di BEC untuk menampung para calon murid tersebut.

Nah, dari sinilah mulai “berkembangbiak” beberapa lembaga kursus baru untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat. Beberapa lulusan BEC tetap mengajar disana dan beberapa yang lain mendirikan lembaga kursus sendiri. Lembaga kursus yang didirikan pun semakin bervariasi dari segi waktu, spesialisasi program, metode serta biayanya.
Kurang lebihnya seperti itulah gambaran serta sejarah mengenai kampung Inggris. Jika masih penasaran  dengan informasi-informasi tentang Kampung Inggris, datang langsung aja ke kampung inggris. Asyik lho…..


Sumber klik disini


Tidak ada komentar:

Posting Komentar